Stadion Maguwoharjo Layak Jadi Rujukan Selain GBK
![]()
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, nama itulah yang hingga saat ini tercatat sebagai stadion terbaik di Indonesia. Tapi, untuk menyebut stadion yang layak dijadikan rujukan dalam membangun atau membenahi stadion, GBK bukan satu-satunya.
Ada nama stadion lain yang tidak kalah menterengnya untuk dijadikan contoh. Nama tersebut adalah Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang merupakan home base PSS Sleman.
“Kalau bicara stadion kelas A di Indonesia dinilai dari faktor kualitas rumput, Stadion di Sleman (Maguwoharjo, Red) menjadi bagian terdepan,” kata Daniel Roekito, arsitek Persik Kediri.
Dia tentu tidak asal menilai. Maklum, mantan pelatih PSS Sleman tersebut sudah menyambangi seluruh stadion-stadion ternama di negeri ini.
Karena itu, Daniel paham betul stadion mana saja di Indonesia yang memang berkualitas. Tidak hanya dari sisi bangunan, namun juga dari kualitas rumputnya. Karena faktor rumput inilah, BLI memutuskan Stadion Maguwoharjo masuk kategori I.
Padahal, stadion yang kabarnya dibangun dengan biaya Rp 90 miliar tersebut belum rampung seratus persen. Ya, hingga saat ini, Stadion Maguwoharjo memang belum dilengkapi fasilitas lampu stadion.
“Stadion Maguwaharjo memang belum selesai dan mungkin baru rampung Maret nanti. Tapi, stadion ini layak jadi prototipe untuk Superliga. Mereka paling bagus,” tarang Joko Driyono, direktur kompetisi BLDI.
“Jika dibandingkan dengan GBK, rumput dan sistem drainase Stadion Maguwoharjo jauh lebih bagus. Karena itu, Stadion Maguwaharjo layak dijadikan contoh. Permasalahan utama yang membelit stadion-stadion di Indonesia kan masalah kualitas rumput
